![]() |
| Foto : Diskusi Masyarak Papua Dengan BP2DK,KSP dan Bakti |
Tasikmalaya, Kegiatan Seminar Pandu
digital yang diadakan di desa Mandalamekar Kecamatan Jatiwaras Kab Tasikmalaya 02 September 2019,Kegiatan
tersebut dihadiri oleh Beberapa Masyarakat Papua.
Disela sela seminar masyarakat
Papua, melakukan diskusi kecil bersama KSP (Kantor Staf Presiden ) Teten Maduki,
BAKTI (Badan Aksesibilitas dan Informasi) Dhia Anugrah Febriansa dan BP2DK (Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa
dan Kawasan ) Irman Meilandi.
Dalama pemaparannya Perwakilan
Masyarakat Papua yang diwakili oleh Carles Imbir menjelaskan Persolalan
Literasi digital yang sangat penting di papua,
“papua sangat butuh literasi
digital dan penetrasi kesenjangan digital, isu perpecahan banyak muncul di
media social, untuk itu hal tersebut sangat penting di papua hari ini” paparnya
Menanggapai hal tersebut Dhia Anugrah Febriansa Direktur Layanan
Telekomunikasi dan Informasi untuk Badan Usaha BAKTI menjelaskan, “Bakti
telah membuat backbound Optik di Indonesia dengan Program Palapa Ring, yang telah di taraik dari NTT ke papua, Total
ada 50 Kota Kabupaten yang sudah punya
drop backboune , backboune harus di eksten
ke backhaul, kemudian menjadi
jaringan internet. Pemerintah membangaun banckbone, dan harapan pihak swasta
nanti yang ngurus backhaul dan akses interntnya, makanya kami ingin mengajak
bumdes menjadi penyedia jaringan,dan Bakti akan mengkordinir
pihak yang terkait dalam ekosistem
Tersebut “ Paparnya
Sementara Menurut Teten Masuki Dari (KSP)
megatakan, Kegiatan Literasi yang ada di Desa Mandalamekar harus di Replikasi
di Papua “inisiataf yang dlakuakn BP2dk adalah salah satu model yang bagus,
yang harus di replikasi di berbagai daerah, sprit yang dibangun disini harus di
tiru, dan saya akan memberi tahu Presiden tentang kegiatan bagus seperti ini”
Terangnya
