JURNAL.KOTA TASIK - Komunitas yang mengatasnamakan Lintas Profesi Kawalu, mendeklarasikan dukungannya kepada Viman Al Farizi Ramadhan, S.T, MBA, untuk maju sebagai calon Wali Kota Tasikmalaya pada Pilkada serentak pada tahun 2024 mendatang.
Acara tersebut berlangsung, di kediaman salah seorang pengusaha di wilayah Kecamatan Kawalu. Minggu (13/02/22).
Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai kalangan dari mulai ulama, petani, pengusaha, kaum perempuan, toloh pemuda masyarakat serta perwakilan pemuda.
Dalam pertemuan tersebut berkembang perbincangan seputar perlunya kota Tasikmalaya kedepan di pimpin oleh sosok muda yang cerdas dan berpengalaman serta memiliki kesalehan sosial yang memadai.
Menurut Koordinator Komunitas Lintas Profesi Kecamatan Kawalu, H. Uun Harun S.Pd.MPd, pihaknya memandang bahwa Kota Tasikmalaya perlu dipimpin oleh sosok muda yang masih bersih dan belum tercemar oleh virus negatif kekuasaan.
"Kami memandang bahwa Viman ini sosok muda yang sangat menjanjikan bagi kepemimpinan Kota Tasikmalaya kedepan. Beliau cucu dari Keluarga Besar Mayasari yang tak di ragukan lagi nilai-nilai kebaikan dan kepeduliannya bagi masyarakat Tasikmalaya,"katanya.
Lanjut Uun, untuk itu pihaknya berharap bahwa Kota Tasikmalaya kedepan dipimpin oleh figur yang benar-benar fresh, yang memiliki kapasitas yang memadai dan berpengalaman." Pak Viman berpengalaman di dunia profesional bisnis, pernah bekerja di salah satu bank BUMN dan juga di bisnis transportasi, saat ini juga Ia menjadi anggota dewan Provinsi, sangat mumpuni untuk menjadi gantungan harapan warga Kota Tasikmalaya agar mampu keluar dari cap kota termiskin di Jawa Barat."Ujarnya.
"Dari Itulah. Untuk itu dalam pernyataan sikap koalisi lintas profesi ini meminta kepada Bapak Viman Al Farizi Ramadhan, S.T, MBA untuk maju sebagai calon Walikota Pada Pilkada 2024 nanti."Pihaknya akan terus mensosialisasikan dan mengajak komunitas lintas profesi di kecamatan lainnya yang ada di kota Tasikmalaya agar menyuarakan hal yang sama. Sehingga nanti masyarakat Kota Tasikmalaya benar-benar di pimpin oleh orang yang bukan mengejar-ngejar jabatan, tapi dia yang dikejar jabatan karena memang diinginkan dan dibutuhkan oleh rakyat.,"tutupnya. (****)